8 Cara Menulis Konten SEO Friendly bagi Blogger Sejati Para blogger sejati pastinya sudah mahir dalam hal tulis menulis baik itu untuk kepentingan informatif, provokatif maupun promotif. Meski begitu, tidak banyak dari mereka yang tahu bagaimana cara menulis artikel SEO friendly yang akan menentukan nasib konten tersebut di search engine setelah proses pemostingan berlangsung. Dengan tulisan yang super keren namun tidak diimbangi dengan trik menembus halaman pertama search engine, besar kemungkinan tulisan tersebut tidak akan terendus pengguna internet jika tanpa dilengkapi dengan kriteria konten yang SEO friendly. Nah, jika kalian adalah blogger sejati yang ingin konten yang kalian produksi nangkring di posisi pertama mesin pencari, berikut 8 cara menulis konten SEO friendly yang perlu kalian tahu.

8 Cara Menulis Konten SEO Friendly bagi Blogger Sejati

8 Cara Menulis Konten SEO Friendly bagi Blogger Sejati

  1. Menempatkan pembaca sebagai sasaran utama dari konten tersebut

Tidak ada satupun teknik yang bisa memanipulasi betah tidaknya pengunjung dalam menjelajahi sebuah website. Hal ini juga biasa disebut dengan user experience atau UX. User experience adalah saat dimana para pengguna internet akan menjelajahi konten pada website yang tersedia dalam mesin pencari. Kriteria berkualitas atau tidaknya konten pada web yang ditulis didasarkan pada lama tidaknya pengunjung mengunjungi website tersebut. Durasi kunjungan para user tentunya juga dipengaruhi oleh kualitas tulisan dan juga blog yang sedang dikunjunginya. Untuk itu, keterampilan menulis yang baik, impresif, dan natural harus dimiliki oleh setiap penulis konten. Selain itu, kriteria sebuah website yang menentukan betah tidaknya user adalah:

  • Desain website yang menarik

  • Proses navigasi yang tidak sulit sebab tidak seorangpun pengguna internet ingin dipersulit dengan hanya mengunjungi website tertentu. Proses navigasi yang sulit akan mendorong user untuk memilih mengunjungi website lain dengan tema yang sama.

  • Jenis dan juga ukuran huruf pada konten sangat berpengaruh pada nyaman tidaknya seorang user dalam mengunjungi website tertentu. Selain itu, banyaknya typo alias salah ketik juga akan berdampak buruk pada reputasi konten tersebut.

  • Interaksi yang responsif antara admin blog dan pengunjung

  • Loading speed yang tinggi juga berpengaruh, dan masih banyak lagi faktor-faktor lain.

  1. Letakkan keyword pada judul tulisan

Tulisan yang SEO friendly haruslah mengandung keyword pada tiap judulnya. Judul inilah yang akan di crawl oleh pihak Google yang kemudian akan diklasifikasikan dalam topik pembahasan tertentu. Tanpa menempelkan keyword pada judul, sama halnya dengan meminta pihak Google menerka-nerka tulisan tersebut akan dimasukkan dalam topik apa. Selain ketentuan tersebut, ada ketentuan lain mengenai peletakkan keyword. Ada baiknya jika posisi keyword adalah pada awal penulisan judul dan tidak lebih dari 71 karakter.

  1. Gunakan judul yang catchy

Tentunya banyak dari kalian para blogger yang berpengalaman dalam hal ini, yaitu ketika mencoba memasukkan keyword pada judul utama maka saat dibaca rasanya akan kurang pas dan terkesan memaksa. Biasanya, judul dengan kata-kata yang sedikit memaksa seperti ini atau yang terdapat salah ketik alias typo akan mengundang keragu-raguan dari pihak Google oleh karena meski konten sudah menduduki posisi pertama tetapi kenapa masih jarang user yang berkunjung. Salah satu alasannya terletak pada penulisan judulnya. Buatlah judul yang luwes, logis, dan catchy tanpa meninggalkan keyword utama yang sudah tersedia.

  1. Tulislah konten yang panjang dan dalam

Yang dimaksud dengan konten yang panjang dan dalam disini adalah artikel ditulis secara luas dan menyeluruh. Dalam Bahasa Inggris hal ini disebut dengan in-depth content. Selain panjang, pembahasan yang dikupas pun cukup mendalam dan menyeluruh sehingga akan membuat para pengunjung merasa terbantu saat sedang mencari informasi secara lebih detail. Please, jangan hanya karena mengejar target kata lalu kalian menulis konten secara acak-acakan dan tidak fokus. Justru hal yang seperti ini akan membuat konten itu menjadi tidak klik dengan para pengunjung. Gunakan kalimat yang pendek dan simple agar ada banyak ruang untuk mengupas topik tersebut secara menyeluruh dan pengunjung akan mendapat informasi yang lebih holistic.

  1. Internal link dan external link pada website yang relevan dan terpercaya

Tidak ada batasan internal link yang harus dipasang tiap sekali posting. Internal link adalah link antar halaman dalam satu website. Selama jumlah link tersebut tidak mempengaruhi intensitas para pembaca untuk berkunjung, maka Anda bisa menggunakan link ini sesuai dengan takaran Anda masing-masing. Keberadaa link tersebut secara algoritma Google akan membantu memperkuat halaman satu dan lainnya dari sisi SEO-nya. Selain itu, trik ini juga akan membantu memberikan informasi yang lebih holistik kepada para pengguna internet.

External link yang relevan dan secara posisi lebih tough dari website kalian maka akan memberikan dampak positif bagi konten yang telah kalian posting. Kenapa? Dengan dofollow website-website besar dan terpercaya maka pihak Google akan berfikir bahwa Anda cukup serius dalam menulis konten yang berguna melalui tulisan-tulisan yang telah dibuat. Ini semacam kepercayaan yang diberikan Google karena tulisan karya kalian merujuk pada sumber-sumber berkualitas yang kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan.

  1. Jangan pusingkan Keyword Density

Terkadang untuk mengejar kepadatan keyword yang harus sekian persen maka penulis konten akan menyajikan artikel dengan tempelan-tempelan keyword yang biasanya identik dengan warna-warna tertentu. Jika dahulu sebelum Google Panda keyword density benar-benar diperhitungkan keberadannya yaitu antara 3-5 persen, maka sekarang tidak lagi. Pihak Google sudah cukup mahir dalam menilai kualitas tulisan dimana tulisan yang mengalir akan secara otomatis memasukkan keyword pada tempat yang semestinya dan tulisanpun akan tetap enak dibaca.

  1. Perkaya tulisan dengan latent semantic indexing keyword

LSI adalah singkatan dari Latent Semantic Indexing yang merupakan sinonim dari keyword utama atau yang masih relevan dengan keyword tersebut. Dengan memasang LSI maka pada artikel yang kalian tulis, maka kalian akan mendapatkan tulisan yang tidak dipadati dengan keyword stuffing tetapi masih dihiasi dengan kata-kata yang relevan yang justru secara cakupan akan lebih luas. Misalkan keywordnya adalah baju muslim, maka LSI nya bisa jadi baju gamis, busana muslim, abaya, hijab, dan lain sebagainya.

  1. Gunakan bold, italic dan underline yang wajar-wajar saja

Bold, Italic dan Underline memang tujuannya adalah untuk menguatkan, menandai istilah asing, ataupun untuk memberikan catatan-catatan penting. Ketiga fungsi tersebut haruslah diterapkan pada saat yang tepat dan bukan pada setiap keyword yang ada pada tulisan itu. Terlalu banyak keyword stuffing dengan bold, italic, dan juga underline akan membuat para pembaca sakit mata dan tidak betah berlama-lama berada di website yang kita sajikan.

Referensi mengenai kedelapan cara menulis konten SEO friendly tersebut akan membantu kalian khususnya para blogger untuk membuat konten berkualitas yang sekaligus SEO friendly. Dengan kombinasi skill menulis dan juga skill SEO yang Anda miliki, bukan tidak mungkin tulisan Anda akan berada di posisi teratas search engine optimatization tetapi sekaligus tetap enak dibaca dan userpun betah berlama-lama membaca karya Anda